image

Kawan, aku sedang merancang sebuah rumah. Memang, sepertinya ini hanya sebuah proyek kecil. Tapi bagiku, ini adalah proyek terbesar dalam hidup.

Selagi masih kuliah dulu, aku mulai membayangkan konsep desainnya. Rumah yang kokoh. Nyaman. Indah dipandang. Di sana keceriaan dan masalah bertoleransi di dalam ruang pengertian. Di sana kerinduan dan perjumpaan berpadu dalam ruang kasih sayang. 

Rumah itu, walaupun dibanjiri nikmat dan harta takakan membuat pada Allah penghuninya lupa. Walaupun dibadai prahara dan fitnah takkan membuat iman penghuninya lemah. 

Sangat ideal bukan?

(more…)

image

Saya ingin sedikit berbagi cerita saat bekerja. Ada (calon) klien yang mau membangun rumah. Saya tidak akan membahas terang desainnya, apalagi nilai proyeknya. Karna desain denahnya saja belum kelar, he he..

Kemarin saya diajak sang ibu (calon klien tadi) ke lokasi tanahnya. Cukup luas. Dua kapling dengan masing-masing luasnya 15×19 m2. Satu kapling sudah dibangun oleh anaknya yang lebih tua (tinggal finishing fasade saja), yang satu kapling masih kosong. Tanah inilah yang mau digarap rumah baru.

Yang menarik dan menginspirasi adalah rumah yang sudah ada itu. Saya diajak masuk sebagai referensi desain yang akan dibuat nanti. si Ibu berkata, “yang punya rumah ini orangnya ingat mati lho”. Saya hanya mengernyitkan dahi. Bingung. Tapi tak ambil pusing.

(more…)

Inilah kebiaasan baik sekaligus kebiasaan burukku.. menggambar di berbagai kesempatan: saat kuliah, denger materi, atau segala sesuatu yang bikin bosan dan ngantuk.

Tapi sayangnya semua hasil sketsa itu berserakan entah ke mana. Ada yang terbuang. Ada yang terselip di antara buku-buku. Ada yang langsung dicomot teman. Ada yang memang tak bisa terdeteksi karna memang digambar di berbagai media yang kebetulan ada (kertas buram, buku pelajaran, blognote, sampe fotocopy-an).

Sketsa ‘cavalry Knight’ ini ditemukan di antara tumpukan kertas di lemari kecil kamarku.

Coba tebak di kertas apa gambar ini digambar! …. Di balik kertas DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilpres tahun kemarin..

Ya… Setidaknya sebagai saksi salah satu kandidat, saya sudah berusaha mengalihkan kebosanan dengan menggambar. (^.^)

Ini adalah kebiasaan baik bagi para mahasiswa arsitek, arsitek, desainer, atau para pembelajar visual. Tapi tampaknya kebiasaan buruk bagi bidang lain.

Teruslah menggambar!
Teruslah menulis!!