awan malam

Aku benci gumpalan awan di langit penghujung malam..
Betapa tidak, mereka menutupi cahaya bintang yang tanpa pamrih menghias malam..
Padahal ribuan, bahkan jutaan tahun ditempuhnya untuk sekedar jatuh di retina mata pencinta malam.

Aku benci gumpalan kabut prasangka di langit hati insan…
Betapa tidak, mereka menutupi cahaya kebaikan yang dengan ikhlas menghias amalan..
Padahal ribuan, bahkan jutaan doa berpijar mengangkasa untuk sekedar mampir menghias harapan.

 

_DSC1523

Ini kisah tentang gelombang kecil yang merindukan pertemuannya dengan pantai.

Seperti perjalanan ombak menemukan pantai: bermula dari gelombang kecil di suatu tempat di tengah samudera. Semakin lama, semakin membesar. Semakin jauh, semakin berenergi. Terus melaju walau tak tahu pantai mana yang akan ditemukannya.

Entah berapa ribu mil dilaluinya hingga menjelma menjadi ombak seperti itu. Tak terhitung ikan-ikan yang berenang dan berlompatan bersamanya. Karang-karang pun tak mampu menghalangi lajunya. Tak terhitung juga ia saksikan matahari terbit lalu terbenam lagi. Dan bulan beserta bintang setia menemani perjalanannya.

Suatu hariโ€ฆ Mungkin besok. Atau mungkin hari ini juga, sang ombak yang kian perkasa itu akan menemukan pantainya. Menyentuhnya. Dengan segala energi yang ia kumpulkan selama perjalannya. Dengan segala cerita yang akan ia bagi dengan pantainya itu. Memeluknya penuh rindu. Lalu meresap dan membasahi setiap butir pasirnya.

Lalu ada kisah lain tentang gelombang kecil yang merindukan pertemuannya dengan pantai. (more…)