“Saya ingin jadi pengusaha!!”, begitu bebernya pada seorang pengusaha sekaligus motivator itu, juga di depan para audiens.

“Sungguh? Apakah Anda serius?”, selidiknya.

“Serius, Pak!”

“Memang Anda lulusan dari mana?”

“Saya sarjana dari universitas terbaik negeri ini. Cum Laude. Kebetulan saya bawa ijazahnya”, lalu ia menunjukkan ijazahnya itu.

Sang pengusaha berpikir sejenak. Lalu ia mengambil ijazah itu dan membakarnya di depan mata sang sarjana muda itu. Pemuda itu hanya melongo. Begitu pun para Audiens.

“Dengan begini Anda benar-benar akan menjadi pengusaha! Anda tidak bisa tergantung lagi pada ijazah ini yang memungkinkan Anda menjadi pegawai. Anda benar-benar harus menjadi pengusaha!”

Sepotong kisah di atas adalah salah satu gambaran kisah nyata yang diceritakan oleh Mas Muhammad Rofiq saat jumpa di salah satu Pecel Lele Lela miliknya. Beliau adalah pengusaha developer  dan pemilik 2 outlet Pecel Lele Lela di Palembang. Yang juga bersama isteri menjalankan 4 cabang TK Khalifah, dan sedang dalam proses pendirian SD. Pengarang buku best-seller Membuat Uang Bersujud di Kaki Anda .

Lalu ada kisah lainnya, tentang Thariq bin Ziyad. Sang pembebas Andalusia. Kita sudah sering mendengar kisah panglima ini yang membakar seluruh kapal yang membawa dirinya dan pasukannya ke tanah Spanyol itu. Tak ada opsi untuk lari dari medan tempur. Hanya ada dua konsekuensi saat itu: Kemenangan atau mati syahid.

Kisah tentang sahabat Rasul pun diceritakan oleh Mas Rofiq sebagai penguat apa yang disampaikannya. Sambil menyeruput Strawberry Shake, saya hanya bisa mendengar dan ngangguk-ngangguk.

(more…)

Advertisements