image

Edge of Tomorrow. Film ini sangat menarik. Recommended. Saya baru nonton semalam. Film ini paduan antara alur cerita yang berputar-putar dan konsep latar perang sci-fi melawan alien yang menginvasi bumi secara masif. Dan ternyata, makhluk ini mampu mamanipulasi waktu.

Ini bukan sinopsis atau promosi. Ketika nontonnya saya tersentak. Merenung. Setelah nonton pun masih merenung. Berpikir dalam. Ini memang bukan film horor. Tapi cukup membuat saya merinding. Ini bukan film drama. Tapi di sela-sela shalat malam, saya menangis karenanya.

Bagaimana bisa?

Saya ceritakan sedikit ceritanya. Mirip sinopsis memang. Ceritanya berputar tentang Mayor William Cage (Tom Cruise), seorang perwira yang belum pernah terjun ke pertempuran ketika ia langsung diterjunkan ke front terdepan. Dan tewas di sana. Lalu ia kembali lagi ke hari sebelumnya, saat ia baru tiba di barak. Bertempur lagi. Mati lagi.
Kembali hidup lagi di hari itu-itu saja.

Bersama prajurit pasukan khusus Rita Vrataski (Emily Blunt), memaksanya menjalani pertempuran brutal yang sama berulang-ulang, tewas lagi dan lagi, namun membawa mereka satu langkah lebih dekat untuk mengalahkan musuh.

Memang awalnya konyol namun menarik menyaksikannya mati-hidup-mati-hidup seperti itu.

Namun itulah yang membuat saya merenung. Lalu tersentak. Dan merinding. Itu bukanlah kekuatan mesin waktu. Namun saya memandangnya sebagai siksaaan.

Saya membayangkan siksaan di akhirat nanti. Di neraka. Begitu berat dan pedih. Dipakaikan kepada penghuninya pakian dari api, lalu air neraka yang mendidih dituang ke kepala mereka. Hancur leburlah isi perut dan kulit mereka (ada di dalam Al-Hajj ayat 19-20). Minumannya tak lain air mendidih dan nanah (di An-Naba ayat 25). Ada juga yang
lidahnya dipotong, lalu tumbuh lagi, lalu dipotong lagi. Ada pula yang dicambuk dengan besi panas.

Itu sama saja melewati sakaratul maut berkali-kali. Lalu hidup lagi. Lalu dibunuh lagi. Seperti yang disajikan di film itu. Memang akan jauh lebih mengerikan. Tapi setidaknya, film itu sedikit mengingatkan saya.

Ya Allah.. Merinding membayangkannya.

Mari kita tutup tulisan singkat ini dengan Quran Surat At-Tahrim:
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Advertisements