Seperti hujan malam ini yang berlimpah ruah
Seperti itu juga limpahan nikmat-Mu yang berberkah
Hingga aku harus berteduh karenanya.

Mungkin seperti ini lah caraku menikmati hujan,
menikmati nikmat-Mu
Memperhatikan setiap bulirnya terjun menghujan
Sesekali mengadahkan tangan merasakan sejuk beberapa tetesnya saja
Sembari menyedekapkan tangan di dada, mengeratkan hangat.

Ketika tinggal rinai,
Barulah ku lanjutkan perjalanan

Ketika menderas lagi,
Berteduh lagi..

Cukup seperti itu…
Karena aku tau kadar ketahananku

Tak mampu jika semua bulir itu kuminum
Tak mampu juga kusimpan dalam bejana raksasa lalu kubawa
Tak mampu juga kuterobos hingga demam menggigil menyerang.

Mungkin seperti ini lah caraku menikmati hujan,
menikmati nikmat-Mu

Harapku, setelah ini akan kusaksikan lengkung menawan pelangi di langit-Mu

Harapku, setelah perjalan ini, aku pulang disambut handuk hangat dan secangkir kopi panas.

Harapku, setelah perjalanan panjang ini,
akan kusaksikan wajah-Mu
Pulang ke kampung surga abadi
Disambut bidadari dan jamuan hangatnya.

Advertisements