kami adalah bunga-bunga bermekaran
di tanah gersang peradaban
mencoba mengiringi sapaan angin
berusaha menahahan terpaannya

mereka adalah angin-angin perkasa
di lintasan udara tanpa batas
memiliki irama dan arah sekehendak diri
terkadang lembut membelai
namun seringkali membadai

kami hanya bertahan pada akar mungil
dan mengharap curah kesejukan dari pencipta kami

hingga suatu saat nanti,
akar kami kan menghujam bumi
kian kuat sekokoh mimpi

Advertisements